ADA APA DENGAN TAUFIK

sby kiemasTertawa juga melihat tingkah laku pejabat-pejabat kita…entah karena memang salah baca, lidah keselip ato bahkan mungkin sengaja biar ada sedikit dagelan untuk merefresh pikiran para pejabat yang terlalu jenuh memikirkan negara ini.
Taufik Kiemas kira-kira begitulah namanya, suami mantan presiden ke lima RI ini merupakan merupakan ketua MPR periode 2009-2014 yang terpilih secara aklamasi, diusulkan oleh 8 fraksi dari total 9 fraksi yang ada di MPR. Politikus yang satu ini sudah malang melintang di dunia politik sejak 1965 ini memegang
peranan dan pengaruh yang sangat signifikan dalam menentukan arah dan peta perpolitikan di Indonesia. Bukan semata-mata karena statusnya sebagai suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, tapi juga karena posisinya yang cukup sentral sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDI Perjuangan. Dia piawai memainkan perannya sebagai aktor politik, lewat berbagai manuvernya yang telah mewarnai kanvas perpolitikan negeri ini.
Selasa 20 Oktober 2009 merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa indonesia, karena pada hari inilah arah dari perjalanan bangsa ini ditentukan, estafet jabatan presiden dari periode sebelumnya berpindah ke periode berikutnya (walaupun presiden tetap ngga ganti), disinilah babak baru kepemimpinan presiden SBY dimulai, sebuah cerita bersambung untuk menata kehidupan masyarakat  bangsa ini, namun pada momen yang sangat bersejarah ini diwarnai sedikit peristiwa konyol yang seharusnya tidak dilakukan oleh pejabat negara kita…
siapa?…iya benar dialah orangnya, entah kenapa beliau sampai salah membaca dalam sidang pelantikan presiden selasa kemarin

(petikan dari kompas.com Rabu 21 Oktober 2009) “Ketua MPR Taufik Kiemas, slip lidah saat menyebutkan daftar tamu kehormatan sidang paripurna MPR yang mengagendakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Dua nama yang sempat terlewat adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden BJ Habibie.

”Mohon maaf, terlewat. Yang terhomat Bapak Jusuf Kalla,” ujar Taufik setelah sebelumnya menyebutkan perwakilan negara sahabat yang terhormat, Selasa (20/10) pagi. Padahal JK masih duduk di samping Wakil Presiden terpilih, Boediono.

Ternyata, tak hanya JK yang terlewat. Taufik pun buru-buru minta maaf melewatkan Habibie. Sementara Habibie menyikapi hal itu dengan tergelak gaya khasnya.

Hadir dalam sidang ini pimpinan dan perwakilan negara sahabat. Antara lain dari Filipina, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Timor Leste, Jepang, Korea, Inggris, India, Srilanka, dan Amerika.

Para menteri kabinet Indonesia Bersatu juga terlihat hadir. Tampak antara lain Menteri Pertahanan Juwono Soedarsono, Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, dan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.

Cara pengucapan Taufik mengundang beragam komentar. Setidaknya dari para wartawan yang meliput upacara pelantikan ini. Misalnya, saat Taufik mengucapkan ‘Mester’ untuk ‘Mr’ dan ‘W double’ saat membaca nama perwakilan Srilanka.

Beragam kesalahan pengucapan terus mewarnai sambutan Taufik. Termasuk jeda yang terlalu lama ketika menyebutkan nama Boediono. Wajah Presiden SBY pun tak bisa ditutupi memperlihatkan ekspresi tegang.”

entah sengaja salah atau tidak, yang jelas bangsa ini membutuhkan negarawan yang intelek, arif dan bijaksana serta negarawan “pinter” yang mampu membawa bangsa ini ke arah yang semakin baik. Mudah – mudahan fenomena seperti ini tidak lagi terjadi di masa mendatang…..dan nasib bangsa ini bukan hanya sekedar dagelan di mata para pemimpin bangsa ini…

Advertisements

3 thoughts on “ADA APA DENGAN TAUFIK

  1. wah wah wah…
    saya sudah tidak aneh dengan gelagat taufik kiemas yang selalu gugup.
    bahkan saya pernah bertemu langsung dengan beliau dimana ketiuka beliau mengunjungu salah satu perusaaan tempat saya bekerja dulu
    tepatnya di PT.WGI, dimana beliau berkesempatan memberikan sedikit komentar serta pendapatnya ketika mengunjungi perusahaan kami…

    jangankan untuk membawakan dan memimpin acara resmi, membawakan atau berkomentar untuk acara yang tidak resmipun beliau terlihat kikuk.
    semoga saja rasa gerogi ini tidak menjadi batu penghalang untuk memajukan bangsa kita.
    semoga saja bapak TK bisa lebih baik dan lebih tegas lagi dalam memimpin atau memumtuskan suatu hal

    Rumah Murah

  2. Setuju dengan (jual rumah) mudah-mudahan peristiwa semacam itu tidak membuat kepercayaan kita kepada para pejabat berkurang…dan peristiwa tersebut bisa dijadikan guru yang berharga bagi pak TK untuk kedepannya….yang namanya rakyat, posisi yang hanya bisa berkomentar dan berpendapat….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s