Si Lokomotif Tua

Ungkapan yang seharusnya dilekatkan pada sistem birokrasi pada masa sekarang, sebuah kesalahan warisan dari zaman kolonial yang terstruktur dan mendarah daging pada otak birokrasi negara ini. Tatanan turunan dari VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)yang mungkin entah bisa dibersihkan dari aliran urat nadi sistem birokrasi negara ini.

20090225002051

Suatu sistem birokrasi dapat dilambangkan sebagai satu rangkaian gerbong kereta api dimana lokomotif sebagai mesin penggerak utama, pengendali, pengontrol arah dari seluruh gerbong, dalam struktur birokrasi lokomotif ibarat pemimpin yang selalu diharapkan tegas, tanggap, bijaksana, kuat, pengayom, enerjik dan selalu baru. Ketika barisan gerbong ditarik oleh sebuah lokomotif yang bagus dan modern, kuat, dengan mesin yang masih fresh maka proses perjalanan kereta tersebut akan berjalan dengan lancar, aman, efektif, dan efisien serta tepat sampai tujuan. Ketika lokomotif yang digunakan adalah lokomotif tua dengan kemampuan yang bisa dibilang sudah terkikis oleh usia walaupun masih terlihat berdiri dengan gagahnya, namun sayangnya secara kemampuan jauh sekali ketika dibandingkan dengan lokomotif baru.

Saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut mengenai bagaimana kondisi birokrasi negara kita tentunya hal itu sudah bukanlah berita yang jarang kita dengar. Kadang-kadang kita berfikir betapa sulitnya mengubah sebuah tatanan yang rusak ini, namun ketika kita berfikir bagaimana kita merubah citra itu, sudah saatnya “Yang muda yang Berkarya, Yang muda yang Berkreasi, Yang Muda yang Menjadi Pembaharu” sebuah cita-cita dari jiwa muda yang terkekang oleh belenggu usia, ketika gaung Reformasi birokrasi Di dengung-dengungkan namun usia muda menjadi kambing hitam, disinilah letak kesalahan pemikiran, sebuah kesalahan kerangka konseptual yang dibangun oleh para otak-otak masa lalu yang mengaku para intelektual birokrasi, akankah cita-cita dan harapan rakyat kita ini hanya akan berjalan dengan lambat menunggu ketidakpastian tujuan, mudah-mudahan semangat reformasi birokrasi ini mampu merubah suatu sistem kolonial yang berselimutkan pemikiran intelek birokrat yang sudah mengakar dan mendarah daging dalam TUBUH MEREKA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s